News  

MAR Resmi Adukan Dugaan Mafia Tender Busel ke KPK: Bupati Adios dan ULP Jadi Sorotan

Mahasiswa Anti Rasua (MAR) resmi mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta pada Senin (1/9/2025) untuk melaporkan praktik kongkalikong yang diduga melibatkan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Busel

MAR menilai praktik semacam ini jelas bertentangan dengan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang mewajibkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam setiap proses lelang.

Menurut informasi yang diterima MAR, setiap perusahaan yang ingin ikut proyek di Busel harus terlebih dahulu “menghadap” ID. Jika tidak, otomatis digugurkan.

“Inilah yang kami sebut mafia tender. Proyek negara diperlakukan seperti milik pribadi,” tambah Ramadhan.

Atas dasar itu, MAR mendesak KPK untuk segera memanggil Bupati Adios, inisial ID, serta pihak-pihak di ULP yang diduga terlibat.

“Ini menyangkut uang rakyat. Jangan biarkan Busel menjadi ladang bancakan segelintir elit politik dan pengusaha. KPK harus segera turun tangan,” pungkasnya.

Baca juga:  Soal Gerbang Wisata Kendari Toronipa, Kamasta: KPK Wajib Periksa eks Gubernur Sultra Ali Mazi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *