Hukum  

KPK Jangan Tutup Mata, Segera Periksa Bupati Busel Adios

Bupati Buton Selatan, Adios.

Proyek rehabilitasi Pelabuhan Rakyat Batu Atas senilai Rp1,45 miliar yang hasilnya hanya tambal sulam, serta penetapan CV Titik Noktah Engineering (TNE) sebagai pemenang tender pembangunan ruang kelas di SD Negeri 3 Jaya Bakti, hanyalah puncak dari gunung es. Pola menggugurkan perusahaan sah demi meloloskan perusahaan titipan sudah menjadi rahasia umum.

Lebih ironis lagi, Bupati Adios justru sibuk pamer kedekatan dengan pejabat Kejaksaan Agung lewat foto-foto yang diposting anak buahnya. “Itu jelas manuver politik murahan. Bukannya menjawab tudingan, malah seolah-olah mencari tameng hukum. Publik tidak bodoh. Semakin dipamerkan, semakin kuat dugaan ada yang ingin dilindungi,” sentil Ramadhan.

Atas dasar itu, MAR dengan tegas mendesak KPK untuk segera memanggil dan memeriksa Bupati Adios. “Jika KPK lambat, berarti KPK sedang mempertaruhkan wibawanya sendiri. Jangan biarkan Busel jadi ladang mafia proyek sementara rakyatnya terus menderita karena pembangunan abal-abal,” tandasnya.

Ramadhan menegaskan, MAR siap menggelar aksi besar di Jakarta dan di Kendari jika KPK masih berdiam diri. “Kami akan bawa bukti ini ke publik luas. Jika KPK tidak berani memanggil Adios, itu artinya KPK ikut merusak cita-cita reformasi dan keadilan,” tutupnya.

Baca juga:  Tidak Diberikan Haknya,  68 eks karyawan Laporkan PT SSI ke Disnaker kota Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *