“Hasil penelitian tersebut sempat beredar di platform media sosial sehingga menyebabkan kehebohan dan reaksi publik,” ucapnya.
lebih lanjut Alfan, menegaskan sejauh ini informasi tentang kandungan air diperairan Teluk Kendari hanya berdasarkan hasil penelitian Tahun 2022, kami berharap melalui kritikan ini Dinas Lingkungan Hidup segera membuka data terbaru hasil Uji Air Diperairan Teluk Kendari.
“Bila mana belum ada hasil uji, Kami (BEM UHO) Menantang Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pengujian kandungan air diperairan Teluk Kota Kendari, kami akan mengawal permasalahan ini demi ekosistem dan biota laut juga kesehatan masyarakat Sultra,” pungkasnya.












