JAN menyambut baik transparansi yang dijanjikan Kapolda. Menurut Romadhon, ini menunjukkan bahwa pihak kepolisian bersikap terbuka dalam menangani kasus ini. “Langkah Kapolda untuk menginvestigasi secara terbuka melalui Propam adalah langkah yang bijak dan profesional. Ini akan memberikan kejelasan kepada masyarakat tentang apa yang terjadi sebenarnya di lapangan, tanpa ada yang ditutupi,” lanjutnya.
Romadhon menambahkan bahwa masyarakat seharusnya turut mendukung pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum, terutama di area-area yang rawan akan konflik remaja. “Tidak bisa dipungkiri, patroli kepolisian memiliki dampak preventif yang besar dalam mencegah tawuran dan tindakan kriminal lainnya. Jangan sampai hal ini dijadikan polemik yang bisa memperkeruh situasi,” tegasnya.
JAN berharap, melalui pemeriksaan yang transparan dan terbuka, masyarakat bisa memahami situasi yang sebenarnya, dan kasus ini tidak lagi menimbulkan polemik lebih lanjut. Romadhon mengajak semua pihak untuk tetap tenang dan mempercayakan proses investigasi kepada pihak berwenang.
“Dengan adanya keterbukaan dari Kapolda, saya kira ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Yang terpenting adalah bagaimana patroli tetap berjalan demi menjaga keamanan di lingkungan kita,” tutup Romadhon.













