Dari estimasi awal, jika kualitas batubara yang dipasok di bawah standar, bisa menyebabkan kerugian negara hingga miliaran rupiah per tahun, mengingat jumlah batubara yang dikonsumsi setiap harinya sangat besar. “Dengan 35 ribu ton per hari, jika ada penurunan kualitas yang signifikan, dampak ekonominya bisa mencapai miliaran rupiah per tahun,” tambah Ical.
JAN menekankan pentingnya transparansi dalam pengadaan batubara agar tidak ada pihak yang diuntungkan secara sepihak dan merugikan publik.
“Kami berharap KPK segera bertindak dan memeriksa semua pihak terkait untuk mengungkap skandal ini secara tuntas,” tutup Ical.












