Di sela acara, Gubernur juga mengungkapkan rencana strategis pengembangan pendidikan di Sultra yang menjadi bagian dari kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), Stella Christie, beberapa waktu lalu. Kunjungan tersebut meninjau pengembangan dua jenis sekolah: Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan.
Menurut Gubernur, Sekolah Rakyat adalah program prioritas nasional dari Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi.
“Sekolah Rakyat akan dibangun di lahan seluas 30 hektare, dilengkapi fasilitas pendidikan, asrama, dan sarana pendukung lainnya. Ini langkah konkret membangun SDM dari akar,” ujar Gubernur.
Sementara Sekolah Unggulan akan menjadi pusat pendidikan berkualitas tinggi, dengan sistem rekrutmen selektif dari pusat. Gubernur berharap hal ini dapat memicu daerah untuk membangun jenjang pendidikan unggulan lainnya.
“Kalau ada SMA unggulan, maka harus disiapkan juga SD dan SMP unggulan. Ini penting agar generasi kita memiliki kesiapan kompetitif sejak dini,” tandasnya.
Dengan pelepasan dua Paskibraka Nasional dan penguatan sektor pendidikan, Sulawesi Tenggara terus meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas, dan membanggakan.













