Gubernur juga mengajak masyarakat Sultra berperan aktif menyukseskan agenda nasional ini dengan menjaga keamanan, ketertiban, serta menunjukkan keramahan khas daerah kepada tamu dari seluruh Indonesia.
Ia menambahkan, Rakornas PHD bukan sekadar forum koordinasi teknis, melainkan juga ruang memperkuat integrasi daerah, memperkenalkan potensi dan budaya lokal, sekaligus membangun tata pemerintahan yang lebih baik.
Dengan semangat gotong royong, Rakornas PHD 2025 di Kendari diharapkan menjadi tonggak baru dalam melahirkan produk hukum daerah yang adaptif, responsif, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.













