Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mendorong semua pihak untuk memperkuat kolaborasi guna mendukung agenda transformasi transmigrasi melalui lima pendekatan, yaitu Transmigrasi Tuntas, Transmigrasi Lokal, Transmigrasi Patriot, Transmigrasi Karya Nusantara, dan Transmigrasi Gotong Royong.
Ia berharap forum ini dapat memperdalam pemahaman terhadap kebijakan dan regulasi terbaru, serta memperkuat kapasitas perencanaan kawasan transmigrasi yang lebih terintegratif dan inklusif.
“Semoga forum ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam mewujudkan kawasan transmigrasi yang maju, aman, mandiri, sejahtera, dan religius,” tutupnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, yang secara resmi membuka kegiatan. Agenda ini juga difokuskan untuk mempercepat proses inventarisasi Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi di wilayah Sulawesi.













