Dosen ASN Kecewa, Kemendiktisaintek Tak Kunjung Beri Kepastian soal Tukin

Dosen ASN demo tuntut pembayaran tukin

Selain itu, Anggun menduga ada upaya dari pihak kementerian untuk membungkam gerakan Adaksi. Ia menyebut banyak dosen yang awalnya berencana ikut aksi, tetapi akhirnya batal hadir karena mendapat tekanan dari pimpinan perguruan tinggi masing-masing.

“Banyak rekan-rekan dosen yang sebelumnya ingin turun ke jalan, tetapi akhirnya mundur karena ditekan oleh rektor atau direktur. Ini menambah kekecewaan kami, karena seharusnya aspirasi dosen didengar, bukan malah dibungkam,” katanya.

Adaksi menegaskan bahwa perjuangan mereka bukan sekadar menuntut pembayaran tukin, tetapi juga menuntut keadilan bagi seluruh dosen ASN Kemendiktisaintek, termasuk mereka yang berada di PTN Satker, PT BLU, PTN BH, maupun dosen ASN yang diperbantukan di PTS.

“Kami ingin kejelasan dan keadilan. Hak kami harus dibayarkan tanpa ada diskriminasi,” tandas Anggun.

Hingga berita ini diturunkan, Kemendiktisaintek belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan Adaksi. Para dosen ASN pun berencana melanjutkan aksi mereka hingga ada kepastian dari pemerintah.

Baca juga:  Pengabdian Panjang Almarhum Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno untuk Bangsa dan Negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *