News  

Diskusi Energi Kedaulatan 2026 Dorong Kemandirian Nasional dan Penguatan Ekonomi Nusantara

Diskusi Energi Gagas Nusantara dan Pertamina Hulu Energi

JAKARTA – Kegiatan Diskusi Energi Kedaulatan 2026: Memutus Rantai Impor, Memperkuat Ekonomi Nusantara akan diselenggarakan pada 4 Februari 2026 di Gedung Jakarta Pusat. Forum ini diinisiasi sebagai ruang refleksi dan dialog publik untuk membahas tantangan ketergantungan impor energi serta strategi penguatan kemandirian nasional di tengah dinamika global yang terus berubah.

Ketua Panitia Penyelenggara, Ach Fauzi, menyampaikan bahwa forum ini dirancang sebagai wadah pertukaran gagasan yang konstruktif. “Diskusi ini kami gagas untuk membuka ruang dialog yang jujur dan solutif tentang bagaimana Indonesia bisa keluar dari ketergantungan impor energi dan membangun fondasi ekonomi yang lebih mandiri,” ujar Ach Fauzi, Rabu (4/2/2026) di Jakarta.

Sepanjang tahun 2025, isu ketahanan energi menjadi perhatian utama publik. Fluktuasi harga global, tekanan geopolitik, serta meningkatnya kebutuhan dalam negeri menuntut kebijakan yang lebih berani dan terukur. Ketergantungan pada impor tidak hanya berdampak pada stabilitas fiskal, tetapi juga berpengaruh terhadap daya saing ekonomi nasional. Karena itu, penguatan produksi domestik dan optimalisasi sumber daya lokal menjadi agenda strategis yang perlu dibahas secara terbuka.

Ach Fauzi menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran masyarakat sipil dalam kebijakan publik. “Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, ikut memahami bahwa kedaulatan energi bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,” jelasnya.

Baca juga:  Akuisisi Saham Perusahaan Energi Terbarukan Filipina, Visioner Indonesia Dukung dan Apresiasi Langkah Pertamina 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *