“Darmawan memiliki rekam jejak yang mumpuni, terutama dalam memimpin PLN di tengah tantangan transisi energi dan pemulihan pasokan listrik nasional. Sosok seperti dia sangat dibutuhkan di kabinet, apalagi di era transformasi digital dan energi yang sedang berlangsung saat ini,” kata Akril Abdillah.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi baik dari pihak Prabowo Subianto maupun Darmawan Prasodjo terkait pertemuan ini. Publik masih menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai kabar tersebut, yang mungkin akan berdampak besar pada komposisi kabinet di masa mendatang.
Pertemuan ini tentunya semakin menguatkan spekulasi bahwa kabinet memang tengah dirancang oleh pemerintah terpilih Prabowo-Gubran, dan Darmawan Prasodjo menjadi salah satu figur penting yang diincar untuk mengisi posisi strategis.
Darmawan Prasodjo sendiri sebelumnya dikenal sebagai teknokrat yang mengedepankan inovasi dan efisiensi dalam setiap kebijakannya. Beberapa pihak menilai, kemampuannya untuk mengelola perusahaan sebesar PLN menjadi bukti bahwa dia mampu menangani tantangan di tingkat pemerintahan yang lebih luas.
Dengan segala prestasinya, banyak pihak yang mendukung jika Darmawan benar-benar dipilih menjadi menteri dalam kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo.













