Praktik politik dinasti di Indonesia terus tumbuh berkembang karena tidak dapat memutus rantai nilai-nilai masa lalu yang menjadi prasyarat bagi tumbuh dan berkembangnya nilai-nilai demokrasi secara utuh.
“Dengan pendidikan yang masih rendah, karena baru sekitar 5-6 persen saja yang lulusan perguruan tinggi, selebihnya SMA, SMP, dan SD. Dan juga keterbelakangan ekonomi, yang memungkinkan terbangunnya dinasti politik lebih besar,” pungkas Siti Zuhro.
Untuk diketahuhi, harta kekayaan keluarga Surunuddin Dangga sebagai berikut:
1.Surunuddin Dangga (Bupati Konawe Selatan)
Pelaporan LHKPN 31 Desember 2022
Total harta kekayaan sekitar Rp 40,3 miliar
Aset terbesarnya berupa 42 bidang tanah dan bangunan yang merupakan hasil sendiri dan warisan senilai Rp 37,4 miliar. Dia juga memiliki 1 unit alat transportasi dan mesin senilai 500 juta. Harta bergerak lainnya 550 juta. Surat berharga 1,3 miliar. Kas setara Kas 550 juta. Hutang Rp. 6,5 juta.
2.Nurlin Surunuddin (Istri)
Pelaporan LHKPN 31 Desember 2022
Total harta kekayaan sekitar Rp 3,3 miliar
Aset terbesarnya berupa 4 bidang tanah dan bangunan yang merupakan hasil sendiri dan warisan senilai Rp 911 juta. Dia juga memiliki 2 unit alat transportasi dan mesin senilai 1,4 miliar. Harta bergerak lainnya 220 juta. Kas setara Kas 760 juta.
3.Aksan Jaya Putra (Calon Wali Kota Kendari)
Pelaporan LHKPN 31 Desember 2022
Total harta kekayaan sekitar Rp 15,1 miliar
Aset terbesarnya berupa 15 bidang tanah dan bangunan yang merupakan hasil sendiri dan warisan senilai Rp 9,5 miliar. Dia juga memiliki 4 unit alat transportasi dan mesin senilai 2 miliar
Harta bergerak lainnya 1.8 miliar. Surat berharga 300 juta. Kas setara Kas 2 miliar.
Hutang 623 juta.
4.Adi Jaya Putra (Calon Bupati Konawe Selatan)
–
5.Leni Andriani Surunuddin (Calon Anggota DPD RI Terpilih)
–












