“Insya Allah jika saya jadi bupati, ADD (anggaran dana desa) kita tambah menjadi Rp 1 miliar setiap desa. Jadi dari dua anggaran ini, dana desa bisa banyak,” tuturnya.
Lanjutnya, selama ini (Dana Desa) kebanyakan tidak mengucur ke dusun-dusun. Karena itu, akan ada program dana dusun sebesar Rp 20 juta tiap dusun.
“Dusun akan kami anggarkan sebesar Rp 20 juta tiap tahun. Anggaran ini dimaksudkan sebagai biaya operasional dusun. Dipakai misalnya jika ada kebutuhan warga yang mendesak, biaya kalau ada gotong royong, kerja bakti, dan juga beri bantuan jika ada warga kedukaan,” janjinya.
Mantan Pj Bupati Bombana ini juga menyampaikan tentang program hilirisasi sumber daya alam. Hilirisasi bertujuan agar produk pertanian, perikanan, pertambangan punya nilai tambah.
“Hilirisasi juga akan berdampak tumbuhnya industri kecil, menegah dan besar. Jika ini tumbuh akan menyerap banyak tenaga kerja lokal,” pungkasnya Burhanuddin.













