Wamendagri Ribka Haluk dalam arahannya menekankan pentingnya tata kelola BUMD yang profesional, terutama dalam penunjukan komisaris. Ia juga mengingatkan agar pinjaman pemerintah daerah melalui bank daerah dilakukan secara hati-hati dan terencana.
“Pinjaman harus bermanfaat dan tidak menimbulkan beban utang di masa depan. Selain itu, CSR Bank Sultra juga harus dikelola secara transparan agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Ribka.
Kunjungan Komisi II DPR RI dan Wamendagri ditutup dengan dialog bersama manajemen Bank Sultra. Forum ini menghasilkan sejumlah catatan penting terkait strategi penguatan BUMD agar Bank Sultra tidak hanya berperan dalam pembiayaan konsumtif, tetapi juga menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah.












