AS–Israel Gempur Iran, Teheran Balas dengan Rudal ke Pangkalan AS dan Wilayah Israel

Kepulan asap terlihat di Manama Bahrain diduga dipicu serangan Iran.

TEHERAN— Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer ke Iran dalam operasi yang disebut sebagai langkah pre-emptive terhadap ancaman Teheran. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan dimulainya “operasi tempur besar” dan menyerukan rakyat Iran untuk mengambil alih pemerintahan mereka.

Ledakan dilaporkan terdengar di sejumlah titik di Teheran, termasuk kawasan pusat pemerintahan. Salah satu lokasi yang disebut terdampak berada di sekitar kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai kondisi Khamenei.

Pentagon menamai operasi tersebut sebagai Operation Epic Fury. Gelombang pertama serangan dilaporkan menyasar sejumlah pejabat dan fasilitas strategis Iran. Seorang pejabat Israel menyebut Khamenei dan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, termasuk target, namun hasilnya belum dapat dipastikan. Media pemerintah Iran menyatakan Pezeshkian dalam kondisi aman.

Sebagai respons, Iran meluncurkan gelombang rudal dan drone ke berbagai target di Israel serta pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. Ledakan dilaporkan terjadi di Israel, Bahrain yang menjadi lokasi Armada Kelima AS serta Abu Dhabi dan Dubai di Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Riyadh di Arab Saudi.

Baca juga:  Trump Ancam Eropa di Skotlandia: ‘Tanpa Perubahan, Eropa Akan Hilang’

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *