Aso bertugas mencari pria yang ingin menggunakan jasa Eritza dengan tarif antara Rp5 juta hingga Rp10 juta per kencan.
Sementara ED sendiri juga pernah menawarkan dirinya dengan tarif antara Rp7 juta hingga Rp10 juta per kencan.
Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Benny Pornika, mengatakan ED diciduk saat bersama pria hidung belang dalam kamar hotel.
“Iya telah diamankan terduga pelaku tindak pidana perdagangan orang modus prostitusi online,” ujarnya dikutip Tribun-medan.com yang melansir Prohaba.co
ED pemilik akun instagram yang punya 20 ribu pengikut lebih.
Kini akun tersebut sudah tidak bisa dibuka diduga telah dihapus.












