Presiden Prabowo Siap Jadi Mediasi Konflik AS–Iran

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan amanatnya saat memberikan penghargaan kepada atlet peraih prestasi pada ajang SEA Games ke-33 Thailand Tahun 2025, dalam sebuah acara yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 8 Januari 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

JAKARTA – Di tengah meningkatnya eskalasi militer di Timur Tengah, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan sebagai mediator guna menjembatani dialog antara Amerika Serikat dan Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui rilis resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang diunggah di platform X (sebelumnya Twitter) pada Sabtu (28/2). Dalam pernyataannya, pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas memburuknya situasi keamanan akibat kegagalan negosiasi yang berujung pada konfrontasi bersenjata dan mengancam stabilitas kawasan.

“Indonesia sangat menyesalkan kegagalan negosiasi antara AS dan Iran yang telah mengakibatkan eskalasi militer di Timur Tengah. Indonesia menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri serta memprioritaskan dialog dan diplomasi,” demikian pernyataan resmi tersebut.

Sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas aktif, Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia. Presiden Prabowo menilai stabilitas Timur Tengah memiliki dampak langsung terhadap keamanan global, termasuk terhadap stabilitas ekonomi dan ketahanan energi internasional.

Baca juga:  Menkeu Pastikan THR ASN, TNI, dan Polri Cair, Ini Jadwalnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *