Mahasiswa Nilai Permintaan Maaf Tak Cukup, Wali Kota Kendari Didesak Copot Kadishub

Kepala Dinas Perhubungan kota Kendari, Pamminuddin.

KENDARI — Desakan dari kalangan mahasiswa kepada Wali Kota Kendari agar mencopot Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari, Paminuddin, terus menguat. Tuntutan tersebut muncul menyusul viralnya video teguran bernada keras terhadap sejumlah sopir truk pengantaran paket yang dinilai mencederai etika pelayanan publik.

Salah satu Mahasiswa Aldi (27) menilai, sikap Kepala Dishub dalam video tersebut mencerminkan gaya kepemimpinan yang arogan dan tidak humanis. Menurut mereka, penegakan aturan lalu lintas harus dilakukan dengan pendekatan persuasif, bukan intimidatif.

“Kami mendesak Wali Kota Kendari segera mencopot Kepala Dinas Perhubungan. Cara berkomunikasi seperti itu tidak pantas dilakukan oleh seorang pejabat publik,” tegas perwakilan mahasiswa dalam pernyataannya, Selasa (30/12/2025).

Ia menegaskan, meskipun permintaan maaf secara moral dapat diterima, hal tersebut tidak menghapus tanggung jawab jabatan atas tindakan yang telah menimbulkan kegaduhan dan mencoreng citra Pemerintah Kota Kendari.

“Sebagai manusia kita wajib memaafkan, tapi sebagai pejabat publik tetap harus ada konsekuensi. Permintaan maaf saja tidak cukup,” ujarnya.

Menurut mereka, insiden tersebut menunjukkan lemahnya pembinaan dan pengawasan terhadap pejabat daerah. Mereka khawatir, jika tidak ditindak tegas, kejadian serupa akan kembali terulang dan menjadi preseden buruk bagi pelayanan publik di Kota Kendari.

“Pejabat publik seharusnya menjadi teladan dalam bertutur kata dan bersikap. Penegakan aturan harus humanis, bukan dengan bentakan,” lanjutnya.

Baca juga:  Soal Temuan Pansus, AP2 Laporkan Pj Walikota Kendari ke Kejati Sultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *