JAKARTA – Aktivis Mahasiswa Anti Rasua (MAR) mendatangi PGedung Merah Putih KPK di Jakarta, Senin (29/9/2025). Aksi ini merupakan tindak lanjut atas laporan yang sebelumnya mereka layangkan terkait dugaan keterlibatan Bupati Buton Selatan (Busel), Adios Imran, dalam praktik mafia proyek di daerahnya.
Dalam aksinya, puluhan mahasiswa membawa spanduk dan dokumen sebagai simbol komitmen mereka mengawal kasus yang diduga merugikan keuangan negara. Mereka mendesak KPK segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Busel serta pihak-pihak yang disebut sebagai kaki tangan dalam pengaturan proyek.
Koordinator MAR, Ramadhan, menegaskan dugaan mafia proyek di Busel tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut hajat hidup masyarakat luas.
“Kedatangan kami hari ini untuk memastikan KPK benar-benar serius. Jangan hanya berhenti di laporan. Kami ingin KPK segera memanggil Bupati Busel, NAS, dan ID yang selama ini disebut-sebut menjadi pengendali proyek di daerah,” tegas Ramadhan.












