News  

Dukung Kapolri, Masyarakat Minta Judi Online Diberantas Hingga ke Akar

Rapim Polri 2025

JAKARTA— Upaya tegas Polri dalam memberantas judi online (judol) mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengejar para pelaku, termasuk bandar besar, dengan menerapkan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) agar aset mereka bisa disita dan dikembalikan ke negara. Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2025 yang digelar di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2025), Kapolri menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk memastikan judi online dapat diberantas hingga ke akar-akarnya.

“Judi online ini merusak tatanan sosial dan ekonomi masyarakat, terutama di kalangan bawah. Bahkan, anak-anak di bawah umur pun mulai terpapar. Kita tidak akan tinggal diam. Penegakan hukum akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk kepada bandar besar yang menjadi dalang utama,” ujar Kapolri.

Ia juga menyoroti kemungkinan keterlibatan oknum aparat dalam bisnis ilegal ini. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran untuk melakukan pengecekan rutin agar tidak ada anggota kepolisian yang terlibat dalam jaringan judol.

Polri sendiri telah mengungkap sejumlah kasus besar terkait judi online. Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menangkap belasan tersangka yang terlibat dalam tiga jaringan judi online berbeda. Salah satunya adalah situs H5 GF777 yang memiliki keterkaitan dengan situs Sule 99. Dari kasus ini, polisi berhasil membekukan dan menyita aset senilai Rp45 miliar. Selain itu, jaringan RGO Casino dan Agen 138 juga berhasil dibongkar, dengan total uang tunai Rp1,6 miliar turut disita sebagai barang bukti.

Ketua Jaringan Aktivis Nusantara (JAN), Romadhon Jasn, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kapolri dalam memberantas judi online. Ia menilai judi online telah merusak kehidupan banyak masyarakat, menyebabkan kecanduan, bahkan menghancurkan ekonomi keluarga.

Baca juga:  HAN 2025 di Sultra: Sekda Asrun Lio Ajak Anak-Anak Jadi Generasi Hebat Menuju Indonesia Emas

“Kami sangat mendukung langkah Polri dalam memberantas judi online. Ini sudah sangat merusak dan harus ditindak tegas tanpa pandang bulu,” katanya. Masyarakat pun berharap agar upaya ini tidak hanya dilakukan sesaat, tetapi terus berlanjut hingga jaringan judi online benar-benar diberantas, sehingga generasi muda tidak lagi terjebak dalam aktivitas perjudian yang merugikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *