JAN Apresiasi Mutasi Kombes Irwan Anwar, Dorong Polri Lebih Transparan dan Responsif

Jakarta— Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) menyampaikan apresiasi atas langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memutasi Kombes Irwan Anwar ke posisi baru di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Polri. Mutasi ini menjadi bagian dari langkah Polri dalam merespons kritik publik terkait penanganan kasus penembakan siswa SMK Gamma Rizkynata Oktafandy di Semarang.

Ketua JAN, Romadhon Jasn, menyatakan bahwa keputusan mutasi ini mencerminkan komitmen Polri untuk terus memperbaiki citra institusi dengan menunjukkan sikap tegas terhadap perwira yang dianggap gagal menjalankan tugasnya secara profesional dan transparan.

“Langkah Kapolri memutasi Kombes Irwan Anwar merupakan sinyal kuat bahwa Polri tidak akan mentoleransi tindakan yang mencederai rasa keadilan masyarakat. Ini juga menegaskan pentingnya transparansi dalam setiap penanganan kasus,” ujar Romadhon, Senin (30/12)

Konteks Penembakan Gamma Rizkynata

Penembakan tragis Gamma Rizkynata pada 24 November 2024 memicu perhatian luas. Awalnya, kasus ini dilaporkan sebagai insiden yang berkaitan dengan tawuran, sesuai narasi yang disampaikan oleh Kombes Irwan Anwar dalam konferensi persnya. Namun, hasil penyelidikan Propam Polda Jateng mengungkapkan bahwa motif penembakan adalah sengketa pribadi, yakni ketersinggungan pelaku karena kendaraannya diserempet.

“Kejadian ini menunjukkan adanya kelemahan dalam penyampaian fakta awal oleh Polri, sehingga menimbulkan keresahan publik. Polri harus memastikan bahwa setiap kasus diusut secara transparan dan tidak ada upaya menutupi kebenaran,” tambah Romadhon.

Dorongan Reformasi Internal

Baca juga:  Transformasi Digital Polri: Teknologi Maju, Pelayanan Merata, Rakyat Terlayani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *