News  

Waspada Upaya Adu Domba Politik di Balik Isu Siaga 1 TNI, Pucuk Pimpinan Tetap Solid Satu Komando!

Illustrasi siaga 1 TNI

Sentimen senada juga bertebaran di kolom komentar platform X. Akun @WargaSadar menulis, “Kelihatan banget ada yang mau TNI pecah biar kita panik. Jangan kemakan gorengan politik dari kelompok itu-itu saja, yang penting kita masih bisa kerja dengan aman!” Komentar ini mencerminkan kejenuhan publik terhadap politisasi isu keamanan nasional.

“Musuh kita itu ketidakpastian global yang bisa bikin harga pangan dan BBM naik, bukan perbedaan diksi antara Panglima dan Kasad. Kita butuh TNI yang satu frekuensi, dan faktanya mereka sangat solid. Siaga 1 itu prosedur internal untuk melindungi rakyat, bukan alat untuk memicu ketakutan apalagi dijadikan komoditas politik oleh pihak luar,” tegas Romadhon mengingatkan.

Pihak Mabes TNI sendiri memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selalu terkoordinasi melalui rapat pimpinan yang matang. Kesiapsiagaan yang ditingkatkan semata-mata demi memastikan objek vital nasional tetap terlindungi dari dampak rembetan konflik internasional yang tak menentu di Timur Tengah.

Sebagai penutup, Romadhon meminta publik untuk tetap tenang dan fokus pada produktivitas sehari-hari tanpa terpengaruh intrik politik yang mencoba membelah konsentrasi aparat. “TNI tetap satu komando dan tidak bisa dipecah oleh provokasi murahan. Tidur nyenyaklah, karena TNI tetap solid menjaga kita semua dari ancaman yang nyata di luar sana,” pungkasnya.

Baca juga:  Selamat! Sekda Sultra Raih Finalis Kelima Nasional ADLGA 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *