Ia menambahkan, program mudik gratis yang mencakup perjalanan pulang dan pergi tanpa biaya menjadi bukti bahwa pemerintah daerah memahami kondisi ekonomi masyarakat, khususnya menjelang momentum Lebaran.
Menurut Visioner Indonesia, kebijakan tersebut memiliki dampak luas, mulai dari meringankan beban masyarakat hingga menjaga kelancaran mobilitas dan mempererat hubungan sosial antarwilayah.
“Ini kebijakan yang patut diapresiasi dan dijadikan contoh. Kami berharap ke depan program seperti ini terus diperluas dengan kuota yang lebih besar serta pelayanan yang semakin baik,” tambahnya.
Visioner Indonesia optimistis, di bawah kepemimpinan ASR, arah pembangunan di Sulawesi Tenggara akan semakin berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat serta menghadirkan solusi konkret yang berkelanjutan.













