Usai upacara, Gubernur Sultra menyampaikan pesan tambahan kepada jajaran aparatur sipil negara Kementerian Agama. Ia menekankan bahwa integritas dan ketulusan dalam bekerja menjadi modal utama menghadapi tantangan birokrasi dan pelayanan publik ke depan.
“Kerja yang dilandasi keikhlasan akan menjadi jawaban atas berbagai persoalan yang kita hadapi,” kata Andi Sumangerukka.
Upacara HAB ke-80 diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ASN Kementerian Agama, tokoh lintas agama, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Peringatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam membangun kehidupan beragama yang moderat dan harmonis.













