Galang Ramadhan R. Maju sebagai Calon Ketua MPM UHO 2026–2027, Usung Tagline “MPM Inklusif”

Di sisi lain, Galang juga menaruh perhatian besar pada penguatan peran Ketua Fraksi dari 14 fakultas yang ada di UHO. Menurutnya, Ketua Fraksi harus menjadi motor utama gerak MPM, bukan sekadar perwakilan administratif. Dengan mengaktifkan dan memperkuat peran mereka, Galang meyakini tidak akan ada aspirasi yang terabaikan dan tidak ada fakultas yang tertinggal dalam proses pengambilan keputusan.

“Ketua Fraksi adalah mata dan telinga MPM. Jika mereka bergerak, maka MPM bergerak. Jika mereka diam, MPM pun lumpuh. Karena itu, peran mereka harus dimaksimalkan sebagai garda terdepan penyerapan aspirasi mahasiswa,” tegas Galang.

Modal pengalaman juga menjadi kekuatan utama Galang dalam kontestasi ini. Sebagai mantan Ketua DPM FIB, ia telah terbiasa menghadapi dinamika legislasi mahasiswa dan memahami proses penyusunan kebijakan di lembaga perwakilan. Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal penting untuk memimpin MPM UHO secara lebih terarah dan berwibawa.

Menutup pernyataannya, Galang menegaskan bahwa pencalonannya bukan sekadar kontestasi politik mahasiswa, melainkan momentum untuk mengembalikan marwah MPM sebagai rumah besar mahasiswa UHO. Ia berharap MPM ke depan dapat menjadi lembaga yang inklusif, kritis, dan memiliki keberanian untuk berdiri di atas kepentingan mahasiswa secara menyeluruh.

“MPM harus kembali bekerja untuk mahasiswa. Inilah saatnya kita mengembalikan martabat lembaga ini dan bergerak bersama untuk perubahan,” pungkasnya.

Baca juga:  Gubernur Sultra Kukuhkan Bunda PAUD dan Bunda Literasi Provinsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *