News  

Visioner Indonesia: Pertemuan Anton Timbang dengan Presiden Dinilai Sebagai Bentuk Pengakuan atas Peran Strategis Dunia Usaha

JAKARTA – Visioner Indonesia menilai pertemuan Anton Timbang dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Negara tidak sepatutnya ditafsirkan secara berlebihan ataupun dikaitkan dengan asumsi-asumsi yang belum memiliki dasar yang jelas.

Sekretaris Jenderal Visioner Indonesia, Akril Abdillah, mengatakan bahwa Anton Timbang merupakan figur pengusaha dan tokoh organisasi yang telah lama dikenal aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui kiprahnya di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara.

“Menurut kami, tidak tepat apabila sebuah momen kebersamaan dengan Presiden langsung dihubungkan dengan persoalan hukum yang sedang berproses. Kehadiran beliau dalam lingkungan kegiatan kenegaraan lebih mencerminkan bahwa kontribusinya di bidang dunia usaha dan pembangunan masih mendapat perhatian,” ujar Akril, Senin (3/8/2026).

Visioner Indonesia juga mengingatkan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Hingga saat ini, proses hukum yang berkaitan dengan Anton Timbang masih berjalan dan belum terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap yang menyatakan dirinya bersalah.

“Karena itu, penting bagi kita semua untuk menghormati asas praduga tak bersalah dan memberikan ruang bagi proses hukum untuk berjalan secara objektif dan profesional,” tambahnya.

Akril menilai, selama ini Anton Timbang dikenal aktif membangun komunikasi antara dunia usaha dan pemerintah, mendorong investasi, serta memperjuangkan agar pelaku usaha daerah dapat mengambil bagian dalam pembangunan ekonomi Sulawesi Tenggara.

“Beliau tetap menjalankan aktivitas organisasi dan sosialnya secara terbuka. Sikap kooperatif dan tetap fokus pada kerja-kerja pembangunan tentu patut diapresiasi,” katanya.

Exit mobile version