Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Ari Sismanto, menyebut inflasi daerah per Juni 2025 sebesar 2,52% (yoy) masih dalam batas aman, namun beberapa daerah IHK seperti Konawe (3,88%), Kolaka (3,34%), dan Baubau (3,11%) sudah mendekati batas atas. Enam langkah konkret telah disiapkan TPID Sultra: operasi pasar murah, inspeksi distributor, kerja sama pasokan antar daerah, gerakan menanam, realisasi BTT, dan dukungan logistik APBD.
Ari juga mengingatkan serapan APBD Sultra baru mencapai 39,62%, yang dapat memperlambat perputaran ekonomi. Ia mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat belanja daerah dan menjaga daya beli masyarakat.
Sebanyak 187.723 keluarga di Sultra akan menerima bantuan pangan berupa 10 kg beras selama dua bulan ke depan. Ari menekankan pentingnya percepatan distribusi dan koordinasi lintas instansi untuk menjaga kestabilan harga di tengah potensi gangguan pasokan akibat cuaca.
“Inflasi bukan hanya soal harga, tapi soal ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Ari.
