JAKARTA – Polri menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat pelayanan sosial bagi masyarakat, khususnya kalangan buruh. Kapolri Listyo Sigit Prabowo membuka akses fasilitas kesehatan milik Polri bagi para pekerja dan keluarganya melalui jaringan rumah sakit Bhayangkara di berbagai daerah.
Kebijakan ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memastikan perlindungan kesehatan bagi kaum buruh. Selain menjaga stabilitas keamanan, Polri kini juga hadir sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kesejahteraan para pekerja, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi dan tekanan hidup sehari-hari.
Ketua Jaringan Aktivis Nusantara, Romadhon Jasn, mengapresiasi kebijakan tersebut sebagai wujud kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat.
“Pembukaan akses layanan kesehatan Polri bagi buruh adalah langkah nyata yang menunjukkan keberpihakan pada kesejahteraan masyarakat. Ini memberi rasa aman bagi para pekerja dan keluarganya,” ujarnya di Jakarta, Selasa (17/2/2026).
Selain sektor kesehatan, Kapolri juga memberikan perhatian terhadap ketenangan psikologis para pekerja, terutama terkait isu pemutusan hubungan kerja dan ketidakpastian ekonomi. Polri berupaya menjadi penghubung dialog antara buruh, pengusaha, dan pemerintah guna menjaga iklim kerja yang kondusif.
Pendekatan dialogis yang dilakukan Polri dinilai mampu meredam potensi konflik serta memperkuat semangat gotong royong di dunia kerja. Upaya ini juga sejalan dengan misi menjaga stabilitas sosial sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional.
