Kendari— Ketua Bidang Pergerakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Halu Oleo (UHO) Alfansyah berharap Kembalinya Kombes Pol Hartoyo sebagai Irwasda Polda Sultra dapat membuka tabir misteri mengenai kasus Kematian Randi dan Yusuf Mahasiswa Universitas Halu Oleo saat mereka ikut dalam aksi menolak sejumlah rancangan undang-undang (RUU) 2019 silam.
“Tentunya dengan kembalinya Mantan DirIntelkam Polda Sultra tersebut bisa menjadi angin segar bagi publik untuk menguak kematian Randi dan yusuf”, ujarnya di Kendari, Minggu, 15/9/2024.
Lebih Lanjut, Alfansyah menegaskan tragedi 26 September 2019 menewaskan Randi dan Yusuf yang paling bertanggung jawab atas kejadian tersebut adalah Hartoyo saat ia sedang menjabat sebagai Dirintelkam Polda Sultra.
“Hartoyo sangat paling bertanggung jawab atas tragedi itu, Pasalnya pengaman aksi demonstrasi pada saat itu ialah yang pimpin,” ucapnya.
