JAKARTA – Ketua Umum Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Homaidi, memberikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas langkah cepat dan tegas dalam mengusut dugaan korupsi pengadaan batu bara yang diduga memicu pemadaman listrik (blackout) di sejumlah wilayah .
Kasus yang ditangani oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya ini telah dinaikkan ke tahap penyidikan sejak 4 Juli 2026 . Penyidik menduga adanya manipulasi kualitas dan kuantitas batu bara yang dipasok ke sejumlah PLTU oleh dua perusahaan, yakni PT OBP dan PT BRA, selama periode 2018–2026 .
Edi Homaidi menilai langkah Polri menunjukkan komitmen serius dalam memberantas korupsi yang merugikan negara dan masyarakat. “Kami mengapresiasi kerja cepat Kortastipidkor Polri. Kasus ini menyangkut hajat hidup orang banyak, apalagi dampaknya langsung dirasakan masyarakat berupa pemadaman listrik,” ujar Edi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (9/7/2026) .
Tim gabungan telah melakukan penggeledahan di 12 lokasi di Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (8/7/2026) . Dari penggeledahan tersebut, polisi menyita uang tunai dalam mata uang asing dan dokumen penting yang ditemukan di sebuah brankas tersembunyi di sebuah kafe kawasan Cipete, Jakarta Selatan .
