JAKARTA, — Peta politik Senayan kembali diguncang. Sejumlah anggota DPR RI dari lintas partai resmi dinonaktifkan, sebuah keputusan yang mencerminkan ketegangan internal partai sekaligus tekanan publik pascademonstrasi besar pada 25 dan 28 Agustus 2025.
Nama-nama populer menghiasi daftar itu: Adies Kadir dari Partai Golkar, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Partai NasDem, serta Eko Patrio dan Uya Kuya dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Dari Partai Golkar, penonaktifan Adies Kadir ditegaskan lewat surat keputusan tertanggal 31 Agustus 2025, ditandatangani langsung Ketua Umum Bahlil Lahadalia dan Sekjen Sarmuji. Surat itu berlaku efektif mulai 1 September 2025.
“Golkar akan terus berpihak pada aspirasi rakyat,” bunyi pernyataan resmi partai yang juga menyampaikan duka cita atas korban demonstrasi.
