Diduga Selewengkan Dana Desa, Mahasiswa Sultra Bakal Demo Kades Morombo di KPK

KPK RI

KENDARI— Oknum Kepala Desa Marombo Pantai kembali menjadi sorotan publik, setelah munculnya dugaan serius terkait penyelewengan dana desa, pemalsuan ijazah, dan keterlibatan dalam aktivitas tambang ilegal. Rabu, (2/10/2024).

Berdasarkan informasi yang dihimpum, Isu tersebut semakin memanas dengan adanya rencana aksi massa jilid III oleh para aktivis asal Sulawesi Tenggara (Sultra) di Jakarta.

Aktivis Sultra di Jakarta di nahkodai oleh Salfin Tebara, yang telah aktif mengadvokasi kasus ini sejak awal.

Salfin Tebara mengatakan, bahwa pihaknya akan menggelar aksi besar-besaran di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, dan di Kemeterian Desa RI. Pada juma’at 4 Agustus 2024 mendatang. 

“Kami tidak akan tinggal diam, Aksi jilid 3 akan kami lakukan dengan ratusan mahasiswa dari Sulawesi Tenggara yang berada di Jakarta untuk menuntut penegakan hukum yang adil dan tegas terhadap Kepala Desa Marombo Pantai,”Kata Aktivis Nasional, Salfin Tebara.

Kasus dugaan Penyelewengan dana Desa menjadi isu utama yang disuarakan oleh para aktivis ibukota tersebut.

Ia menyebut bahwa Kepala Desa Marombo Pantai disinyalir menyalahgunakan anggaran yang semestinya dialokasikan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. 

“Proyek-proyek yang sudah didanai tidak kunjung selesai, Dana desa yang jumlahnya besar itu, seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat, tapi malah diselewengkan,”Ujarnya.

Sementara itu, dalam Laporan penggunaan dana desa itu juga minim transparansi, yang semakin kuat dugaannya ada praktik korupsi.

“Laporan penggunaan dana desa itu juga minim transparansi, yang semakin memperkuat dugaan adanya praktik korupsi di balik pengelolaan anggaran Desa Marombo Pantai,”Pungkasnya.

Exit mobile version