KENDARI — Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar zikir dan doa bersama di Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Rabu malam, 31 Desember 2025. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi ruang refleksi spiritual atas perjalanan pembangunan daerah sepanjang 2025.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan akhir tahun sebagai momentum evaluasi diri, rasa syukur, dan penguatan tekad bersama menghadapi tantangan ke depan.
“Tahun 2025 telah kita lewati dengan berbagai dinamika, mulai dari kemajuan pembangunan hingga tantangan ekonomi global. Semua itu adalah bagian dari perjalanan yang harus kita syukuri sekaligus kita evaluasi bersama,” ujar Gubernur.
Menurut Andi Sumangerukka, capaian yang diraih sepanjang tahun patut disyukuri, sementara berbagai kekurangan dan ujian harus dijadikan pelajaran berharga untuk perbaikan di tahun berikutnya. Ia menekankan pentingnya sikap jujur dan terbuka dalam melihat capaian pemerintahan maupun tantangan yang masih dihadapi.
Memasuki tahun 2026, Gubernur menyampaikan harapan agar penyelenggaraan pemerintahan di Sulawesi Tenggara semakin bersih dan berorientasi pada pelayanan publik. Ia juga menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif, peningkatan kualitas pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan tetapi juga membentuk karakter, serta layanan kesehatan yang menjangkau hingga wilayah terpencil.
