JAKARTA – Visioner Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam melakukan transformasi sistem peringatan dini cuaca menjadi informasi bencana yang lebih spesifik dan berbasis dampak.
Upaya ini dinilai sangat krusial setelah peristiwa banjir bandang di Bali, yang menunjukkan perlunya informasi yang tidak hanya sebatas intensitas hujan, tetapi juga potensi bahaya yang langsung dapat ditindaklanjuti oleh masyarakat maupun aparat.
“BNPB sudah mengambil langkah yang tepat. Peringatan dini berbasis dampak akan mempercepat respon lapangan dan mengurangi risiko korban jiwa maupun kerugian material,” ujar Sekjen Visioner Indonesia, Akril Abdillah, di Jakarta, Selasa (16/9).
