Menurutnya, organisasi bukan sekadar struktur formal, tetapi merupakan ruang kolaborasi untuk menyatukan gagasan, meningkatkan kapasitas individu, serta membangun kedisiplinan dan kepemimpinan generasi muda.
“AP2 Indonesia dibentuk untuk menciptakan sinergi. Tujuan besar hanya bisa dicapai melalui kerja sama yang terorganisir, bukan berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Di sisi lain, LHK turut mendorong percepatan agenda internal organisasi, khususnya pelantikan Ketua Umum DPP AP2 Indonesia. Ia meminta seluruh jajaran pengurus segera melakukan persiapan matang dengan target pelaksanaan paling lambat awal Juni 2026.
Dengan langkah konsolidasi yang terus berjalan, AP2 Indonesia optimistis mampu memperluas pengaruhnya serta berperan aktif dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya di kalangan pemuda dan pelajar di seluruh Indonesia.
