Sekda juga menyoroti pentingnya peran direktur dan komisaris dalam menjaga kepercayaan publik, khususnya terkait pengelolaan dana masyarakat. Melalui peningkatan kompetensi pimpinan BPR, diharapkan lembaga keuangan daerah mampu memperluas akses pembiayaan yang inklusif, mendorong pertumbuhan UMKM, serta berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan.
“Kualitas kepemimpinan di BPR akan sangat menentukan keberhasilan lembaga ini dalam menjalankan fungsi sosial dan ekonominya,” tegasnya.
Kepada para peserta pelatihan, Asrun Lio berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin, sehingga dapat memperoleh hasil optimal dalam uji kompetensi yang akan dijalani.
Pelatihan sertifikasi tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, Ketua Bidang Pendidikan DPP Perbarindo Zinsari, Ketua DPD Perbarindo Sulawesi Tenggara Dr. Ahmat, SE., MM, jajaran pengurus Perbarindo, para trainer, serta peserta sertifikasi Direktur Tingkat I dan Komisaris BPR se-Sulawesi Tenggara, bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya.
