Ketegasan hukum dari aparat penegak hukum sangat dibutuhkan agar ada efek jera bagi pihak-pihak yang memanfaatkan hoaks sebagai komoditas bisnis atau instrumen politik. KMI meyakini bahwa tanpa penindakan tegas terhadap aktor intelektual dan pendana, kasus serupa akan terus berulang dengan modus yang lebih canggih.
“Kami berharap Polda Metro Jaya tidak berhenti di sini. Kejar terus pemesan utama dan aliran dananya. Ini penting agar efek jera benar-benar dirasakan oleh mereka yang menjadikan hoaks sebagai mesin uang dan politik kotor,” tegas Edi.
Edi Homaidi juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bijak dalam mengonsumsi informasi di media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh konten-konten yang belum terverifikasi kebenarannya. Masyarakat diharapkan menjadi filter aktif dalam memberantas hoaks dengan cara melaporkan konten mencurigakan ke aparat berwenang.
“Mari kita dukung kepolisian menuntaskan kasus ini sampai ke akar-akarnya demi menjaga ruang publik yang sehat, aman, dan kondusif bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Edi Homaidi.
