Karena itu, LPKP Sultra mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia, untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap pelaku.
La Ode Tuangge juga meminta agar pihak kepolisian tidak hanya menangkap pelaku lapangan, tetapi juga mengungkap siapa dalang atau pihak yang berada di balik aksi penyiraman tersebut.
“Saya meminta kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk segera mengejar dan menangkap pelaku, serta mengungkap secara terang benderang siapa otak di balik penyiraman terhadap Wakil Koordinator KontraS tersebut,” tegasnya.
Ia berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional dan transparan agar kasus tersebut tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
