MILAN – Stadion San Siro menjadi saksi bisu runtuhnya martabat raksasa Italia, Inter Milan. Menjamu klub semenjana asal Norwegia, Bodø/Glimt, skuad asuhan Simone Inzaghi justru harus menelan pil pahit: tersingkir dari babak gugur Liga Champions UEFA dengan agregat memalukan, 2-5.
Laga leg kedua pada Rabu malam itu bak anomali dalam sepak bola. Inter mendominasi segalanyakecuali skor akhir. Statistik mencatat I Nerazzurri menguasai 70 persen aliran bola dan membombardir pertahanan lawan dengan 30 tembakan. Namun, penyelesaian akhir yang buruk dan kepanikan di lini belakang membuat dominasi itu sia-sia.
Bodø/Glimt datang ke Milan tidak untuk bermain cantik. Anak asuh Kjetil Knutsen itu mempraktikkan sepak bola pragmatis yang mematikan. Hanya memiliki 30 persen penguasaan bola, mereka justru bermain lebih klinis.
• Menit ke-58: Lewat skema serangan balik cepat, Jens Petter Hauge membungkam publik San Siro.
• Menit ke-72: Belum sempat Inter membalas, Hakon Evjen menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 0-2.
• Menit ke-76: Bek Alessandro Bastoni sempat memberikan secercah harapan lewat gol balasan, namun itu hanya menjadi gol penghibur.
