Inilah Pertemuan Kadis Koperasi, PMO, BA, dan Pengajar Koperasi Merah Putih Muna Barat

Dinas Koperasi Muna Barat bersama Project Management Officer (PMO), Business Assistant (BA), dan Pengajar Koperasi Merah Putih melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah

“Kami berharap pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan Koperasi Merah Putih, terutama dalam hal perizinan lahan untuk pembangunan gedung koperasi,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Muna Barat, Ali Basa, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia berkomitmen untuk mempertemukan pihak-pihak terkait guna membahas dan menyelesaikan kendala yang ada.

“Nanti kita agendakan bersama untuk bertemu dengan Dinas DLH terkait pengurusan SPPL sebagai syarat keluarnya NIB, Dinas Perizinan yang menerbitkan NIB, dan Dinas BPMD sebagai leading sector pemerintah desa, serta para camat,” tegasnya.

Meski waktu pertemuan lanjutan belum ditentukan, Wakil Bupati menjanjikan akan memfasilitasi proses tersebut dalam waktu dekat.

Pada kesempatan yang sama, Pengajar Koperasi Merah Putih, Asma Nur Kaida, menegaskan bahwa program Koperasi Merah Putih merupakan program strategis nasional yang tercantum dalam Asta Cita kedua, ketiga, dan keenam pemerintahan Prabowo–Gibran.

Asta Cita kedua menekankan pentingnya kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, serta pengembangan ekonomi kreatif, hijau, dan biru.

Asta Cita ketiga menitikberatkan pada peningkatan kualitas lapangan kerja, dukungan terhadap kewirausahaan, pengembangan industri kreatif, dan pembangunan infrastruktur.

Sedangkan Asta Cita keenam mengedepankan pembangunan dari desa dan lapisan masyarakat bawah untuk pemerataan ekonomi serta pengentasan kemiskinan.

“Program Koperasi Merah Putih melibatkan empat komponen utama: pemerintah pusat, BUMN, pemerintah daerah (gubernur, bupati, wali kota, camat, desa), serta masyarakat sebagai anggota koperasi. Sinergi keempat unsur ini sangat penting untuk mewujudkan tujuan koperasi, yaitu membuka lapangan kerja baru, mengurangi kemiskinan, dan membantu anggota menghadapi fluktuasi harga pasar. Koperasi Merah Putih juga diharapkan mampu memperkuat struktur ekonomi rakyat dan mendekatkan usaha masyarakat ke rantai pasok industri nasional,” tutupnya.

Untuk diketahui, hadir dalam pertemuan tersebut antara lain: Wakil Bupati Muna Barat Ali Basa, Asisten II Nazirun, Kadis Koperasi Jamudin, Kabid Koperasi Rajab, Asma Nur Kaida (Pengajar Koperasi), PMO La Ode Muhamad Nuzul Ansi, Siti Munawar, BA Ahmad Dani, Ahmad Syamsir, La Ode Agusalim, La Ode Muhammad Yasri, La Ode Muhammad Jaiyudin, Muhammad Rasaudi, Mursalin, Sitti Nur Halizah, dan Muh. Iqbal.

Hingga saat ini, di Kabupaten Muna Barat telah dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual conference (vicon) pada Jumat, 17 Oktober 2025, yang berlokasi di Desa Sidamangura, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Exit mobile version