Tak hanya itu, aspek pemberdayaan ekonomi juga menjadi perhatian utama. Pemerintah menyiapkan 100 unit pelaku UMKM untuk terlibat langsung dalam kawasan kegiatan di MTQ Kendari.
Menurut Andi Syahrir, langkah ini sekaligus menjawab anggapan bahwa kawasan MTQ tidak ramah bagi pelaku usaha kecil. Justru melalui momentum HUT Sultra, area tersebut dioptimalkan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
“UMKM kita hadirkan secara lebih tertata dan rapi. Ini bagian dari upaya agar kawasan MTQ sebagai ikon daerah bisa terlihat bersih, sekaligus memberi manfaat ekonomi,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menyukseskan peringatan HUT Sultra ke-62, sesuai arahan gubernur agar perayaan ini berdampak luas dan terasa langsung oleh masyarakat.
