Gubernur ASR Terapkan Meritokrasi: Wawancara Langsung Calon Pejabat

Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka membuktikan komitmennya dalam mewujudkan birokrasi profesional berbasis meritokrasi.

KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka membuktikan komitmennya dalam mewujudkan birokrasi profesional berbasis meritokrasi.

Salah satu langkah konkret yang dilakukannya adalah melakukan wawancara langsung dengan calon pejabat administrator dan pengawas di lingkup pemerintah provinsi.

Langkah yang ditempuh Gubernur dengan turun melakukan wawancara langsung kepada calon pejabatnya bertujuan memastikan pejabat yang ditunjuk memiliki kompetensi mumpuni baik dari segi kemauan, kemampuan, dan integritas.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra Andi Khaeruni mengatakan, wawancara berlangsung sejak hari Senin (30 Maret 2026) di sela-sela aktifitas Gubernur yang padat.

“Hingga hari Kamis (2 April 2026) proses wawancara masih berlangsung dan akan dilanjutkan pekan depan,” jelas Kepala BKD Sultra, Jumat (3 April 2026).

Andi Khaeruni menjelaskan, Gubernur ingin memastikan proses pengangkatan pejabat di lingkup Pemprov Sultra bebas dari praktik tidak terpuji seperti gratifikasi dan nepotisme.

Tahapan ini menjadi simbol kuat bahwa pengisian jabatan tidak lagi sekadar administratif, melainkan berbasis penilaian langsung terhadap kompetensi, potensi, dan integritas aparatur.

Pendekatan ini merupakan bagian dari implementasi sistem merit yang menempatkan profesionalisme sebagai dasar utama dalam penentuan jabatan.

Prinsip the right man on the right place menjadi landasan, sehingga setiap pejabat yang terpilih benar-benar mampu menjalankan tugas secara optimal dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Secara prosedur, rekrutmen pejabat administrator dan pengawas ini berangkat dari usulan masing-masing kepala perangkat daerah.

Exit mobile version