KENDARI – Di tengah mandeknya program beasiswa pemerintah daerah, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengambil langkah cepat dengan menggelontorkan dana pribadi sebesar Rp1,8 miliar untuk membantu mahasiswa.
Kebijakan ini menjadi solusi sementara bagi ribuan mahasiswa yang hingga kini masih menunggu kepastian bantuan pendidikan dari Pemprov Sultra. Diketahui, program beasiswa daerah belum berjalan akibat proses administrasi yang masih bergulir dan menunggu pengesahan anggaran.
Gubernur menegaskan, dana yang digunakan berasal dari yayasan pribadinya sehingga tidak terikat pada mekanisme birokrasi pemerintah. Dengan skema ini, penyaluran bantuan diharapkan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Pendaftaran program beasiswa ini dijadwalkan mulai dibuka pekan depan. Selanjutnya, akan dilakukan proses seleksi untuk memastikan bantuan diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar membutuhkan.
