“Ibunya maju sebagai calon gubernur dan anak saya maju sebagai Calon Wali Kota Kendari keduanya sama-sama berjuang. Faktanya saya tidak lagi menjabat sebagai gubernur, sehingga mereka berjuang dengan kekuatan mereka masing-masing,” tegasnya saat silaturahmi di Kemaraya.
Saat menggelar halal bihalal bersama warga di lapangan Kecamatan Moramo Konsel, Sabtu 18/6/2024 lalu, Nur Alam, dihadapkan ribuan ia meminta agar warga Moramo bersatu mendukung pasangan Radhan (anaknya) dan Rasyid di Pilbup Konsel 2024.
“Panggilan nurani dan bersatu hilangkan semua perbedaan dan bersatu mendukung putra daerah Konsel Radhan dan Rasyid, saya mendukung mereka demi untuk Konsel yang lebih sejahtera,” tuturnya.
Saat ditanya soal Nepotisme dan Dinasti, Nur Alam menampiknya, majunya anak dan istrinya bukan dinasti politik ataupun nepotisme. “Ini bukan dinasti dan bukan nepotisme,” ujar Nur Alam.
Selain keluarga dan anaknya, Nur Alam juga punya kolega yakni Rajiun Tumada yang bakal maju sebagai Calon Bupati Muna. Rajiun adalah Ajudan Nur Alam ketika masih menjabat sebagai Gubernur Sultra. Rajiun juga disebut sebagai salah satu orang kepercayaan Nur Alam.
“Saya kenal betul sosok Rajiun, dari pertama ia menjadi ajudan saya, kemudian saya angkat menjadi kasat pol PP, kemudian saya angkat menjadi Pj dan akhirnya dia membuktikan menjadi seorang Bupati,” pungkas Nur Alam yang disambut gemuruh suara sorak dan tepuk tangan masyarakat dan tamu undangan, Selasa, 30/5/2017 silam.
Untuk diketahui, Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam pernah ditangkap KPK dan divonis 12 tahun penjara untuk kasus korupsi terkait pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP) dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
