Ia mengapresiasi pelaksanaan Harmoni Sultra yang dinilai mampu mendorong partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, melalui berbagai lomba seperti esai, video pendek, dan kreasi anak Indonesia hebat.
Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui Kemdiktisaintek tengah membangun SMA Unggul Garuda di Kabupaten Konawe Selatan sebagai bagian dari upaya mencetak talenta unggul di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics).
“Sekolah Garuda ini dirancang untuk mencetak generasi unggul yang siap bersaing di tingkat global. Seluruh siswa akan mendapatkan beasiswa penuh, termasuk biaya pendidikan dan kebutuhan hidup,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan sekolah tersebut saat ini telah mencapai sekitar 25 persen dan ditargetkan mulai digunakan pada pertengahan tahun ini. Nantinya, sekolah ini akan menampung siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia, termasuk dari Sulawesi Tenggara.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa sekolah ini akan menerapkan empat kurikulum utama, yakni kurikulum nasional, kurikulum penguatan STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika), kurikulum internasional (International Baccalaureate/IB), serta kurikulum penguatan karakter berbasis sistem asrama yang menanamkan wawasan kebangsaan dan kepemimpinan.
Ia menambahkan bahwa lulusan sekolah tersebut dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik dunia, sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.
Dalam rangkaian penutupan kegiatan, juga dilakukan penyerahan penghargaan inovasi daerah dan tokoh penggerak ekonomi kreatif. Untuk kategori inovasi pengembangan, juara pertama diraih oleh Dinas Kominfo Sultra, disusul BRIDA, Dinas Pariwisata, dan Dinas Lingkungan Hidup.
Pada kategori inovasi baru, juara pertama diraih DPMPTSP Sultra, diikuti RS Jiwa, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Dinas Perhubungan. Sementara itu, kategori indeks pengelolaan keuangan daerah kabupaten/kota se-Sultra menempatkan Kabupaten Konawe Kepulauan sebagai juara pertama, diikuti Konawe Utara, Buton, Buton Selatan, dan Bombana.
Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPR RI dan DPD RI, Dirjen Kemdiktisaintek, Forkopimda Sultra, para bupati dan wali kota se-Sultra, pimpinan instansi vertikal, BUMD dan perbankan, serta kepala OPD lingkup Pemprov Sultra.
