Wagub Sultra Hadiri Pengukuhan DPP LAT 2025–2030: Komitmen Lestarikan Budaya dan Dukung Pembangunan Daerah

Wagub Sultra hadiri pengukuhan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Lembaga Adat Tolaki (LAT) periode 2025–2030

Ir. Hugua menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga adat dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah. Ia menyebut LAT sebagai garda depan dalam menciptakan masyarakat yang aman, religius, dan sejahtera, sejalan dengan visi “Tri Cita ASR-HUGUA” dan arah pembangunan nasional.

Empat fokus pembangunan daerah disoroti dalam pidato Wagub, yakni: penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, indeks daya saing daerah, dan indeks demokrasi. Ia berharap LAT aktif dalam menjaga stabilitas sosial, demokrasi, dan keharmonisan di tengah masyarakat.

“Peran tokoh adat sangat strategis dalam merawat nilai lokal yang memperkuat identitas daerah. Mari bersama menjadi mitra aktif pemerintah dalam membangun Sultra,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Dr. Lukman Abunawas menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan LAT sebagai lembaga adat yang inklusif dan progresif. Ia menegaskan kembali pentingnya Kalosara sebagai warisan budaya tak benda yang diakui UNESCO, serta sebagai filosofi hidup masyarakat Tolaki.

“Kalosara bukan sekadar simbol adat, tapi nilai kehidupan yang menekankan persatuan, kehormatan, dan keseimbangan. Siapa yang menghormati adat akan dihormati pula,” ujarnya.

Lukman juga menegaskan bahwa masyarakat adat Tolaki siap mendukung program-program pembangunan pemerintah dan menjaga kerukunan antar suku dan agama di wilayah Sultra.

Exit mobile version