Akril mengatakan, keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa proses transformasi yang dilakukan Bank Sultra berjalan pada jalur yang tepat. Fokus pada digitalisasi layanan, penguatan tata kelola, efisiensi operasional, dan peningkatan pembiayaan produktif dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat daya saing perusahaan.
Menurutnya, keberhasilan Bank Sultra tidak hanya menjadi kebanggaan bagi jajaran manajemen dan karyawan, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara karena menunjukkan bahwa perusahaan daerah mampu tampil kompetitif di tingkat nasional.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kontribusi Bank Sultra dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui pembiayaan sektor produktif dan pemberdayaan UMKM,” tuturnya.
Akril berharap capaian tersebut menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan terhadap upaya transformasi yang tengah dilakukan Bank Sultra.
“Ke depan, tantangannya tentu semakin besar. Namun saya optimistis, dengan komitmen terhadap tata kelola yang baik, inovasi yang berkelanjutan, serta kepemimpinan yang adaptif, Bank Sultra akan semakin kokoh sebagai bank pembangunan daerah yang profesional, modern, dan mampu menjadi motor penggerak perekonomian Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.
