Ulama Aceh juga mendorong pemerintah daerah melakukan penyesuaian anggaran untuk menjawab kebutuhan penanganan banjir dan longsor yang terus berulang.
Dalam rekomendasinya, MPU Aceh menekankan pentingnya transparansi pengelolaan bantuan kemanusiaan serta penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan yang berkontribusi terhadap terjadinya bencana.
Masyarakat diimbau menjaga solidaritas sosial, etika bermedia, serta menghindari penyebaran provokasi di tengah situasi darurat. Ulama juga mengajak masyarakat menghidupkan masjid sebagai pusat doa, ibadah, dan kegiatan sosial-keagamaan guna memperkuat ketahanan spiritual.
“Penanganan bencana skala besar membutuhkan kehadiran negara secara penuh. Pemerintah pusat perlu merespons cepat dan proporsional sesuai tingkat kedaruratan,” ujar Faisal Ali.
