Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif nasional yang dirancang untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui pengembangan koperasi berbasis desa dan kelurahan. Program ini menyasar penciptaan lapangan kerja, pemangkasan rantai pasok pangan, hingga penyediaan layanan esensial bagi masyarakat.
Sejauh ini, Sultra menjadi salah satu provinsi yang paling progresif dalam menjalankan program ini. Tercatat sudah terbentuk 2.285 unit koperasi, terdiri dari 1.908 koperasi desa dan 377 koperasi kelurahan.
Adapun agenda utama peluncuran pada 19 Juli meliputi:
1. Dialog Presiden RI dengan kepala daerah dan pengurus koperasi secara daring;
2. Peresmian dan peninjauan koperasi oleh Gubernur Sultra;
3. Kunjungan ke Sekolah Rakyat.
Mewakili semangat kebersamaan, program Koperasi Merah Putih hadir sebagai tonggak penting dalam membangun fondasi ekonomi dari desa. Kolaborasi antarinstansi, peran aktif pendamping desa, serta keterlibatan masyarakat menjadi penentu suksesnya program ini.
“Koperasi Merah Putih bukan hanya tentang koperasi. Ini tentang kemandirian desa, ekonomi lokal, dan masa depan Indonesia,” tutup La Ode Shalihin.
