Salah satu inovasi yang disorot dalam pameran tersebut adalah pengembangan gambir, tanaman endemik Indonesia yang memiliki potensi strategis di pasar internasional. Muhammad Makky dari Universitas Andalas menjelaskan bahwa gambir merupakan komoditas unggulan yang hanya dapat tumbuh di Indonesia dan tidak memiliki pesaing dari negara lain.
Ia menyampaikan bahwa selama ini gambir Indonesia sebagian besar diekspor dalam bentuk bahan mentah, sehingga manfaat ekonominya lebih banyak dirasakan di luar negeri. Oleh karena itu, ia mendorong adanya kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan industri hilirisasi gambir di dalam negeri, khususnya di wilayah sentra produksi Sumatra Barat dan Sumatra Utara.
Kunjungan Presiden Prabowo ini menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak hanya meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga memperkuat industri pengolahan agar sektor pertanian memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi petani dan perekonomian nasional.
